Solution

Cara Menghindari Overbooking OTA - Panduan Detail Untuk Hotel

Proses dan alat untuk membantu hotel mengurangi pemesanan ganda, menyinkronkan ketersediaan kamar, dan mengendalikan risiko saat berjualan di Booking.com, Agoda, Airbnb.

Apa itu Overbooking OTA?

Overbooking terjadi ketika hotel menerima lebih banyak pemesanan untuk kamar yang sama atau jumlah kamar yang sama pada tanggal menginap yang sama. Kesalahan ini biasanya muncul ketika hotel menjual kamar di banyak saluran OTA (Booking.com, Agoda, Expedia...) tanpa memperbarui ketersediaan kamar tepat waktu.

Konsekuensi dari overbooking sangat serius: tamu datang tetapi tidak ada kamar, ulasan bintang 1, keluhan di media sosial, denda dari OTA, dan hilangnya kepercayaan pelanggan.

Penyebab Overbooking

1. Pembaruan ketersediaan kamar secara manual

Ketika tamu membatalkan kamar di Agoda, Anda harus masuk ke Booking.com, Expedia, Traveloka... untuk mengurangi jumlah kamar yang tersedia. Jika lupa satu saluran, kamar tetap muncul sebagai tersedia → tamu memesan → overbooking.

2. Waktu sinkronisasi yang lambat

Beberapa sistem menyinkronkan ketersediaan kamar setiap 15-30 menit. Selama waktu tersebut, 2 tamu dapat memesan kamar yang sama di 2 saluran yang berbeda.

3. Tidak mengelola allotment

Allotment adalah jumlah kamar yang dialokasikan untuk setiap OTA. Jika alokasi salah (total allotment lebih besar dari jumlah kamar sebenarnya), overbooking pasti akan terjadi.

4. Kesalahan dalam pemrosesan pemesanan

Staf salah mencatat tanggal, salah tipe kamar, atau lupa memperbarui sistem setelah menerima pemesanan melalui telepon.

Cara Menghindari Overbooking OTA

Menggunakan Channel Manager dengan sinkronisasi real-time

Ini adalah cara yang paling efektif. Channel Manager seperti SCO Hotel PMS secara otomatis menyinkronkan ketersediaan kamar di semua saluran OTA dalam hitungan detik. Ketika sebuah kamar dipesan, sistem segera mengurangi jumlahnya di semua saluran. Overbooking hampir sepenuhnya dihilangkan.

Mengatur allotment dengan tepat

Total allotment untuk semua OTA tidak boleh melebihi jumlah kamar sebenarnya. Misalnya: Anda memiliki 20 kamar, tidak seharusnya mengalokasikan 15 kamar untuk Booking.com + 10 kamar untuk Agoda = 25 kamar (melebihi 20 kamar sebenarnya). Gunakan mode "available" yang memungkinkan OTA menjual hingga kamar sebenarnya habis.

Menutup penjualan OTA saat okupansi tinggi

Ketika hotel telah mencapai okupansi 90-95%, tutup penjualan di OTA untuk menyimpan kamar bagi pemesanan langsung (tanpa komisi). Channel Manager memungkinkan penutupan/pembukaan penjualan berdasarkan okupansi secara otomatis.

Prosedur penerimaan pemesanan yang jelas

Pastikan staf memperbarui PMS segera setelah menerima pemesanan melalui telepon, email, atau walk-in. Tidak ada pemesanan yang berada di luar sistem.

Bagaimana Channel Manager SCO Membantu Menghindari Overbooking?

SCO Hotel PMS mengintegrasikan Channel Manager dengan sinkronisasi real-time:

  • Sinkronisasi instan: Pemesanan baru dari saluran mana pun muncul di PMS dalam hitungan detik
  • Pembaruan ketersediaan kamar: Jumlah kamar yang tersedia berkurang di semua OTA secara instan
  • Sinkronisasi harga: Perubahan harga pada PMS didorong ke semua saluran secara otomatis
  • Peringatan overbooking: Sistem memperingatkan ketika mendeteksi konflik pemesanan
  • Manajemen allotment: Alokasi kamar untuk setiap OTA, disesuaikan secara otomatis saat ada pemesanan
  • Stop-sale otomatis: Menutup penjualan OTA saat kamar habis, membuka penjualan saat ada pembatalan
  • Perbandingan manajemen OTA manual dan Channel Manager

    KriteriaManualChannel Manager SCO
    Pembaruan ketersediaan kamar5-15 menit/OTAReal-time di semua saluran
    Risiko overbookingTinggiHampir = 0
    Waktu manajemen OTA/hari30-60 menit5 menit
    Pembaruan hargaSecara berkala, mudah lupaOtomatis sesuai aturan
    Laporan sumber pemesananRekapitulasi manualDasbor real-time
    Biaya0 (tapi memakan waktu)Gratis 5 kamar

    Pertanyaan yang Sering Diajukan

    Apakah Channel Manager sepenuhnya menghilangkan overbooking?

    Sinkronisasi real-time hampir sepenuhnya menghilangkan overbooking dari OTA. Namun, overbooking masih bisa terjadi jika menerima pemesanan di luar sistem (telepon, walk-in) tanpa memperbarui PMS.

    Apakah menghubungkan Channel Manager memakan waktu?

    Tidak. Tim SCO membantu menghubungkan OTA, hanya butuh 15-30 menit per saluran.

    Berapa biaya Channel Manager?

    Paket Gratis dari SCO PMS sudah termasuk Channel Manager terintegrasi, gratis untuk maksimal 5 kamar.

    Mulai hindari overbooking hari ini

    Daftar SCO Hotel PMS secara gratis dan hubungkan dengan Booking.com, Agoda, Airbnb, Traveloka hari ini.

    Daftar uji coba gratis atau hubungi untuk konsultasi.

    Zalo WhatsApp